Nggak Semuanya Berbentuk Scrub, ini Lo Jenis Produk Eksfoliasi Kulit yang Perlu Kamu Tahu

Posted on


Salah satu tahapan perawatan wajah yang wajib dilakukan untuk mendapatkan kulit yang bersih dan cerah adalah eksfoliasi. Eksfoliasi perlu dilakukan untuk mengelupas sel-sel kulit mati dan merangsang terbentuknya lapisan kulit yang baru. Selama ini kita mengenal scrub sebagai ekfoliator yang digunakan dengan cara menggosokkannya di wajah.

Namun tahukah kamu bahwa ternyata eksfoliator bukan hanya berbentuk scrub saja? Penasaran apa saja jenis-jenis eksfoliator? kabarhariankini Tips akan mengupasnya dalam pembahasan berikut, yuk simak!

Physical exfoliator, jenis eksfoliator yang digunakan dengan cara manual atau digosok

physical exfoliator via www.botanikboutique.com.au

BACA JUGA :  5 Kisah wanita dicerai saat malam pertama, ada yang gara-gara HP

Physical exfoliator adalah jenis eksfoliator yang paling banyak diketahui dan digunakan orang. Cara kerjanya adalah mengelupas sel kulit mati dengan bahan yang teksturnya yang berpasir dan terasa kasar di kulit.

Jenis eksfoliator ini tidak direkomendasikan untuk kulit sensitif karena teksturnya terlalu kasar dan rentan menyebabkan iritasi. Jangan menggunakan physical exfoliator terlalu kencang dan terlalu sering karena dapat menyebabkan kulit kering dan mengelupas atau over-exfoliate, ya!

Chemical exfoliator, jenis eksfoliator yang berbentuk bahan kimiawi

Chemical exfoliator berbentuk bahan-bahan kimia yang bersifat enzimatik. Cara kerjanya adalah menghilangkan sel-sel kulit mati dengan mempercepat regenerasi sel-sel kulit baru. Bahan aktif yang paling umum digunakan sebagai chemical exfoliator adalah jenis AHA dan BHA. AHA dapat berupa lactic acid atau asam laktat dan glycolic acid atau asam glikolat. Sedangkan BHA biasanya berbentuk salicylic acid atau asam salisilat.

BACA JUGA :  10 Potret gaya pemain baseball mirip karakter pokemon, kocak abis

Sesuaikan dengan jenis kulit sebelum memilih menggunakan salah satu atau kombinasi antara keduanya lo, ya!

Meski sama-sama berfungsi mengangkat sel kulit mati, namun cara kerja keduanya sangat berbeda. Jika kulitmu normal, kamu aman menggunakan keduanya dengan selang-seling tentunya. Buat kamu yang memiliki kulit acne prone, tidak disarankan untuk menggunakan physical exfoliator karena dapat memperparah kulitmu dan menyebabkan breakout. Chemical exfoliator sendiri lebih aman dan cocok digunakan oleh semua jenis kulit.

BACA JUGA :  6 Dampak ngeri kebiasaan tidur lebih dari 8 jam per hari

Jadi gimana? Sudah tahu jenis eksfoliator mana yang lebih cocok untuk jenis kulitmu?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *