Masuk kerja saat pemilu, para pekerja wajib dapat uang lembur

Posted on



kabarhariankini.com – Pemerintah telah menetapkan hari pemungutan suara atau Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019 pada Rabu 17 April besok sebagai Hari Libur Nasional. Ketetapan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 1 tahun 2019 tentang Hari Libur Bagi Pekerja/Buruh pada Pelaksanaan Pemungutan Suara Pemilihan Umum Tahun 2019.

Dalam SE itu, Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri menyatakan pengusaha harus memberikan kesempatan kepada pekerja atau buruh untuk melaksanakan hak pilihnya.

BACA JUGA :  10 Ide Hadiah Favorit Mama untuk Hari Ibu yang Nggak Akan Bikin Kamu Bangkrut. Terkesan dan Pasti Patut

“Apabila pada hari dan tanggal pemungutan suara tersebut pekerja atau buruh harus bekerja, maka pengusaha mengatur waktu kerja agar pekerja/buruh tetap dapat menggunakan hak pilihnya,” kata Hanif seperti dikutip kabarhariankini.com dari Liputan6, Selasa (16/4).

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) pun menegaskan para pekerja atau buruh yang bekerja pada hari dan tanggal pemungutan suara berhak atas upah kerja lembur dan hak-hak lainnya yang biasa diterima saat dipekerjakan pada hari libur resmi.

BACA JUGA :  Libas pasangan China, Marcus/Kevin rebut juara Japan Open 2018

“Wajib,” kata Kasubdit Pengawasan Norma Waktu Kerja Waktu Istirahat Pengupahan Kemenaker, Franky Watratan. Menurutnya, aturan itu telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kesimpulannya, walaupun tetap dipekerjakan pada hari pemilu, pekerja tetap diberikan waktu yang cukup untuk melaksanakan tugasnya sebagai WN (Warga Negara) yang baik untuk memilih. Karena hal tersebut adalah tugas negara yg dilindungi UU,” imbuh Franky.

BACA JUGA :  Setelah Young Lex Mengaku Dipukuli K-Popers, Kini Warganet Juga Ikutan 'Dipukuli'. Ngejek nih?



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *